Transmisi organisasi menemui babak baru pada penghujung masa jabatan saya. Dalam perhelatan Mubes Ke-2 yang diselenggarakan di Kampus 4 As'adiyah, Jalan Andi Unru, nama HTT resmi bertransformasi menjadi DEMA (Dewan Mahasantri). Perubahan ini lahir atas usulan visioner dari Anregurutta Dr. KH. Muhyiddin Tahir, M.Th.I.
Beliau memandang perlunya penyesuaian nomenklatur agar sejalan dengan tren organisasi di berbagai Ma’had Aly dan perguruan tinggi nasional. Selain itu, langkah ini diambil secara strategis untuk menghindari ambiguitas atau salah tafsir terhadap akronim HTT yang dikhawatirkan menyerupai ormas yang telah dilarang oleh pemerintah.
Harapan untuk Masa Depan
Kini, tidak terasa DEMA Ma’had Aly As’adiyah Sengkang telah memasuki usia kelima. Di tengah perhelatan pesta demokrasi internal yang kembali digelar, doa dan harapan kami tetap sama: semoga lembaga ini senantiasa istiqamah dalam mengawal proses pendewasaan para mahasantri. DEMA harus tetap tegak berdiri bukan sekadar sebagai tempat belajar berorganisasi atau menyalurkan bakat, melainkan sebagai kawah candradimuka bagi pembentukan karakter dan persemaian jiwa demokrasi. Semua itu adalah bekal berharga yang akan menjaga integritas mahasantri ketika saatnya nanti mereka terjun dan mengabdi secara nyata di tengah masyarakat luas.
0 Komentar